Sapaan di Imigrasi Jeddah..

Sudah pernah kah saya bilang bahwa saya paling deg-degan saat menuju ke konter imigrasi? Hehehe. I doooo. Entah kenapa saya merasa mereka yang pegang nasib saya, kalau mereka bilang NO, alamat saya terseok-seok kembali ke Endonesah. Dengan hati pedih. Hehehe. Jadi setiap kali menuju konter imigrasi, saya langsung diam, berusaha menunjukkan wajah polos saya, yang lebih sering terlihat desperate dibanding polos sebenarnya. Hehehe.Nah kemarin saat memasuk area imigrasi di Bandara King Abdul Azis Jeddah, deg-degannya saya berlipat ganda. Selain karena ini adalah imigrasi tapi juga karena ini di negara Arab, dimana hubungan lelaki dan perempuan itu terbatas dan jika tidak bersama mahram (muhrim) nya maka bisa kena cekal. Huaaaa. Mahram saya adalah Aldi, dan Mbak Citra juga ditulis mahramnya Aldi (ditulis sbg adek, padahal akan jd kakak ipar..hihihi) jd kami merapat lah bertiga. Hehehe.

Nah lalu masuk lah orang-orang itu ke konter. Kok pada barengan ya? Jadi misalnya suami istri gitu masuk bersama. Lah setau saya kalau masuk konter imigrasi bukannya harus sendiri dan yang di belakangnya menunggu di belakang garis kuning, kayak di ATM aja (perhatian ya orang-orang yang antri di ATM, jangan suka antri mepet-mepet, ada batasnya kaliiii..paling engga satu meter di belakang!! *curhat).

Saya si tetep dengan pendapat saya jadi saya maju sendiri. Menaruh paspor di atas konter dan mengalihkan pandangan biar ga dikira menatap sang petugas. Kata mamah, ga boleh perempuan menatap laki-laki, jadi saya mencari bidang lain yang bisa saya tatap, yaitu scanner sidik jari. Hihihi. Saya menatap saja kesitu terus. Sambil deg-degan. Tiba-tiba..

Si Hitam Manis – sang petugas (SHM): Rembulan??
Saya (S): Yes.. *bingung naro tatapan mata..apakah akan ke matanya dia atau tetep ke scanner*
SHM: Ow, speak English?
S: I do speak English *okay, apa dia kira gw TKW ya?hahaha..*tepokjidat
SHM: First time visit here?
S: Yup.. *tdnya mau tanya “why” tp takut dikira nantang..jd urung..
SHM: Nice..Have a great time.. *senyum trus naro paspor yg uda dicap di atas konter

Haaaaah…APA?? APA?? Saya disapa petugas imigrasi??? Sejak kapan ada petugas imigrasi yang ramah dan menyapa seperti itu?? Bukannya setting wajah mereka garang dan diam semuanya?? Idiiiih..*joget2

Ternyata negeri Arab ga semenakutkan itu ah. Ini petugas imigrasinya aja ramaaaah. *melirik tajam ke mamah yg nakut-nakutin..hihihi

Senyum dulu ah..

Advertisements