Solat Oh Solat..

Bagaimana sih cara solat yang sebenarnya? Apakah cara solat yang biasa dilakukan sudah benar?

Selama ini cara solat yang saya tahu adalah dari buku. Saat manasik diberi buku petunjuk dan saya baca, ada beberapa hal berbeda dalam cara melakukannya dari yang biasa saya lakukan. Jadi saya ikut yang dari buku manasik. Nanti mungkin kalau ada buku lain yang diberikan, saya akan ikut dari buku baru yang diberikan. Hahaha. *plinplan*

Tapi tahukah kalian, cara solat yang menyatukan umat muslim seluruh dunia itu yang sama hanyalah pada intinya. Takbir – ruku – bangun (apa deh ini namanya, saya lupa) – sujud – duduk diantara dua sujud – sujud – bangun…dan ya gerakan-gerakan intinya saja. Tapi saat melakukan solat, diantara gerakan-gerakan inti ini, ternyata ada banyak gerakan indie lain yang baru saya tahu. Hehehe. Saya, Mbak Citra, dan Kak Arie senang melihat bagaimana cara orang solat dari berbagai negara. Lucu-lucu! Mungkin kalau mereka memerhatikan cara solat orang Indonesia, mereka juga akan bilang lucu ya. Hihihi.

–> Solatnya orang Arab itu santai sekali. Abis takbir Allahu Akbar, mereka bersedekap. Tapi saat mereka bersedekap, matanya bisa melihat kemana-mana. Nggak fokus melihat sajadah. Mereka bisa lihat kiri kanan kiri kanan kiri kanan. Hihihi.

–> Solatnya orang Turki, sehabis mereka takbir, mereka nggak bersedekap. Alih-alih, tangannya ke bawah saja santai. Lihat kiri kanan juga biasa. Malah waktu saya lagi capek baca Al-Quran, saya lihat ke belakang dan bertubrukan pandangan dengan seorang nenek Turki; lalu dia tersenyum dan saya balas senyumnya. Nah setelah saya senyum balik, tiba-tiba dia nengok kiri kanan “Assalamualaikum..Assalamualaikum”. Lah, dia lagi solat ternyata! Kenapa tadi senyum-senyum sama saya, Ibuuuu??? Saya kan jadi merasa bersalah sudah mengganggu kekhusyu’anmu. Huhuhu.

–> Ini kak Arie yang lihat, saya sih nggak pernah lihat yang beginian. Hehehe. Kak Arie melihat saat orang Turki duduk tahiyat akhir, sebelum mengakhiri solat, kan jari menunjuk ke arah depan, lalu biasanya digoyangkan pelan kan. Nah ini enggak hanya jari, tapi tangannya mengejang dan bergoyang-goyang cepat gitu. Saat kak Arie menirukan, saya tertawa karena benar  kayak orang kejang. Hihihi.

–> Kata mamah, saat orang Arab atau Pakistan sedang solat bersama anak di sampingnya, dan anak itu menangis, maka mereka akan mengangkat anaknya dan menggendong sambil solat. Lalu bagaimana pas sujud? Pas sujud, anaknya ditaruh dulu dan mereka sujud. Kalau anaknya masih nangis, setelah mereka sujud, anaknya digendong lagi. Kadang juga sambil goyang-goyang (membuai) gitu. Dan itu mereka masih solat. 🙂

–> Ini yang paling heits! Saya nggak tahu mbaknya ini orang mana. Dari tampilan sepertinya Arab campuran, tapi ia berbahasa Prancis. Saat sedang solat, ponselnya berbunyi terus. Pertama didiamkan, dan mulai solat. Eh lalu ponselnya berbunyi lagi, nah saat mau sujud, tiba-tiba dia mengeluarkan ponselnya dari dalam tas, menaruhnya di atas sajadah, memencet tombol “OK” untuk menjawab teleponnya, lalu sujud sambil memiringkan kepalanya dan berkata “Allo..assalamualaikum..” Hahahaha. Saya shock lucu. Hihihi.

–> Oh, another heitss! Jadi, setelah beberapa kali melihat cara bangsa lain solat, tersebutlah dua orang Indonesia. Mereka solat tidak jauh dari saya. Satu di kanan, satu di kiri. Saat sedang berdiri dan bersedekap, sang Indonesia di sebelah kiri memutar kakinya untuk membetulkan sajadahnya yang agak kusut terlipat. Mending kalau membenarkannya santai dan pelan, ini benar-benar kakinya melangkah jauh! Lalu, tak berapa lama, di tengah solat, baru mau sujud, Indonesia di sebelah kanan secara tiba-tiba, dengan sigap memindahkan tas tangannya dari sebelah kiri kepalanya ke sebelah kanan. Itu dilakukan untuk mencegah kaki kotor tanpa alas kaki seorang anak yang sedang makan kudapan di sampingnya hampir menyentuh sajadahnya. Perkenalkan….Indonesia di sebelah kiri saya adalah Mbak Citra, calon kakak ipar saya. Dan Indonesia di sebelah kanan saya adalah Ibu Kissumi, mama saya. Hahaha.

Oh dan tenang, Indonesia yang di tengah juga sempat-sempatnya melihat Indonesia di sebelah kiri yang memutar kakinya membetulkan sajadah dan Indonesia sebelah kanan yang memindahkan tasnya. Indonesia di tengah itu adalah………SAYA. Hehehe.

 

Senyum dulu ah..

Advertisements