BTS: Jakarta Fashion and Food Festival..1 – REMPONG!!

Yap…Behind the scene.. Bukan dari gelarannya tapi dari sayanya. Hahaha. *yaudasi kan ini blog saya juga.. :p

Kamis kemarin akhirnya  fashion shownya Mas Defrico Audy (yang memakai sepatu Indira Soetrisno..hollah!! *fingersnap) digelar juga. Menurut jadwal, acara akan dimulai jam tujuh malam, tapi karena gelaran2 sebelumnya juga telat jadi fashion shownya Mas Audy baru digelar jam delapan malam. 🙂 Saya, seperti biasa, sudah merasakan sakit perut yang amat sangat di jam lima. Huaaaa. Melilit. Stress. Harem pants yg saya buat sendiri, jahit tangan, jadinya tdk sesuai harapan saya. Sebenarnya bisa dibenerin hanya dalam waktu bbrp menit saja, cm saya tdk punya beberapa menit itu (sombong), jd yauda lah. Harem pantsnya teronggok meninggalkan saya yang terpaku lebih dari tiga puluh menit di depan lemari, berpikir mau pake baju apa.

Dua jam sebelum acara, saya sudah berpikir, sudahlah tdk usah datang saja. Perut saya semakin melilit soalnya. Tapi banyak yg mendukung saya untuk datang via Twitter dan bbm dan saya jd berpikir ulang. Ya kalau ngga datang skrg, saya ga akan berhasil overcome perasaan ga siap ini terus2an ya. Maka saya mulai duduk lagi depan lemari dan berpikir. The dresscode was etnic. Dan karena saya jualannya sepatu, otomatis pikiran pertama saya sepatu donk. Sepatu akan pakai wedges boots saya. Beres!! Nah skrg bajunya. Bongkar bongkar ambil buka. Coba trus dilepas lagi. Sampai akhirnya saya kepikiran outfit ini. Jreng!!

Saya krm foto saya ke Eski, teman saya yang adalah seorang stylist (oh btw, kalo berpikir ini saya jd suka ketawa sendiri, I am also a stylist but then I felt confused when it’s time for me to dress up for an event..how pathetic..hihi), dan Eski approved. Saya lega dan sudah lbh santai. Saya juga krm foto saya itu ke Silka dan Tamie. Lalu saya tinggal mandi. Selesai mandi, yang mana sudah mepet waktunya, tb2 Silka minta saya online di Yahoo Messenger dan mengatakan outfit saya agak rancu krn rok batik saya mengacaukan wedges boots saya. Huaaaa.. Saya mulai stress lagi. Mana perut sudah melilit lagi. 😦 Tamie pun mengatakan hal yang sama di Twitter, bertanya kalau2 saya punya opsi lain. MATI!!! Huaaaa. Setelah berdamai dengan stressnya diri sendiri dan karena jg uda pesan taksi, saya memutuskan tetap memakai rok yang sama tetapi tone down bagian atas dengan warna tunggal saja. Jadinya seperti ini.. Merasa lebih nyaman, saya pun berangkat.

Sampai di backstage saya ketemu Bang Wira dan dia melihat outfit saya, dari atas sampai bawah. Kelihatannya ada yang mengganjal hatinya tapi dia urung ngomong. Saya bertanya kenapa, dan dia cm ngeliat wedges boots saya lalu melihat baju saya lalu menjawab gapapa dan sibuk lagi. Hmmm.

Karena Bang Wira juga lagi sibuk, saya jadi sendirian menunggu. Dan setelah peristiwa berantemnya saya dan dia bbrp saat lalu yang membuat kami tdk berhubungan sama sekali, momen ini masih agak canggung. Hehehe. Oh, tenang, berantemnya ga parah kok. Cm karena saya lg PMS dan dia sdg sgt capek br balik dr Bangkok, jadi ya emosinya meluap. Tapi dua2nya gengsinya tinggi jd ya gt.. Makan tu gengsi.. Hihihi. *getokpalasendiri

Ketika Bang Wira keluar dan melihat saya, dia sempat berhenti dan seperti ingin ngomong tp msh ragu. Akhirnya saya desak, kenapaaaa? Dan dia jawab, bajunya terlalu sederhana, kurang rame, harusnya lbh colorful dan tabrak motif. Huaaaaa. Saya jd cengengesan sendiri. Hihi. Dia mau carikan aksesori dr dalam cm karena saya jg sibuk keluar masuk menunggu teman, saya jd ngga ketemu dia lagi sampai akhir acara. 😦

Ya jadi inilah saya. Puji Tuhan sudah overcome ketakutan saya sendiri dan tetap datang walaupun riweuh sama outfit. Tapi banyak yg memuji wedges boots saya dan itu saja sudah membuat saya senang. Kikiki. After all, I’m a shoelady anyway, so mistake in the clothes is considered okay. Yakan yakan yakan. :p

Senyum dulu ah..

Advertisements