BTS: Jakarta Fashion and Food Festival..2 – ASTAJIIIIMMMM…

Jam delapan lewat sedikit, plus two saya datang. Mbak Amy dan Mbak Deedee. Pas mereka keluar dari elevator, saya kok cuma ngeliat Mbak Amy, lah mbak Deedee mana. Dan jreng tb2 ada yang memegang bahu saya dan bilang “LOE ORANG GILA SEMUA..LOE LIAT GW SEKARANG!! LIAT!!” Dan saya ketawa ngakak. Hahaha. Itu Mbak Deedee yang datang dengan celana pendek santai, kaos, slingbag, dan sendal jepit. Yap. Saya ulang, celana pendek santai, kaos, slingbag, dan sendal jepit!! Huahahaha. Tawa saya pecah saat itu. Mbak Amy jg ketawa cengengesan. Hihihi. Mbak Deedee masuk ke venue dengan misuh2 “Moga2 ga ketemu temen gw ni dsini..” dan saya dan Mbak Amy kembali cengengesan. Makan sebentar dan kami pun memasuki venue. Show pun berlangsung.

Rhythm of Tribalism by Defrico Audy..
..Shoes by Indira Soetrisno..

Aaaaah.. Saya tersenyum saat MC mengumandangkan itu. Huhuhu. Mungkin Yongki Komaladi uda kebal dari senyum senyum kali ya kalau ada yang menyebut Shoes by Yongki Komaladi. Hihi. Tapi saya masih merasakan kebahagiaan yang membuncah itu. Bahagia ternyata sepatu saya bisa masuk runway. Huhu. *cengengesan lagi ni saya.

Saya, Mbak Amy, dan Mbak Deedee menikmati sekali gelarannya. Selesai acara, saya harus ke backstage untuk mengambil barang2 saya, Mbak Amy dan Mbak Deedee menunggu di dpn. Saya masuk backstage dan pamit ke Bang Wira. Mas Audynya uda ngga tau kmana. Hahaha. Bang Wira bingung kayaknya kok saya langsung pulang. Biasanya kan ngobrol dl sama dia. Maaf ya bang, ada dua ibu2 rempong nunggu di depan. Hihi. Saya ambil barang2 dan keluar lagi setelah cipika cipiki. Dan memberikan dua kotak sepatu. Satu utk Mbak Amy, satu utk Mbak Deedee. Dan komentar Mbak Deedee “NAPA GA DARITADIIIIII.. SEENGGANYA BIAR GW GA PAKE SENDAL JEPIIIITTT!!!!” dan saya sama Mbak Amy liat2an. Iya ya, kok ga kepikiran ya. Hahaha.

Dan kami menunggu elevator utk turun ke lobby. Elevator hanya ada tiga, itu pun tdk terlalu besar. Menunggu cukup lama sampai kemudia mas2 hotelnya berkata “Ibu, Bapak, kalau ada yg ……. mari ikut saya, langsung ke lobby.” Bagian tengah dari apa yang dia ucapkan terdengar agak samar karena riuhnya suara. Saya langsung ngajak Mbak Deedee dan Mbak Amy mengikut mas2 itu. Lalu Mbak Amy bertanya “Ni kita lewat tangga darurat non?” dan saya baru kepikiran. Eh apa iya ya lewat tangga darurat? Bukan lewat elevator lain gt ya? Dan jreng!! Benar adanya. Kami akan turun ke lobby lewat tangga darurat. Hahaha. Menuruni lima lantai. Saya dan Mbak Deedee santai. Saya pakai wedges boots dan Mbak Deedee pakai sepatu flats. Maka kami turun santai. Nah yg susah Mbak Amy. Dia sedang pakai stiletto12cm berbahan kulit ular python buatan Indira Soetrisno (ahoy dua kali). Turun satu tangga masih dipakai tapi lalu diluar bayangan saya, dia berujar “Oh, lepas aja deh spatukuuu. Sayaaaang. Spatu pythooon. Enak dipaaakeee.. Dijinjing aja deh..” dan dia beneran melepas sepatunya, menjinjing, dan turun tangga itu bertelanjang kaki. Saya ngakak sengakak-ngakaknya. Oh em ji!!! Ada apa dengan ibu2 ini. Hihihi.

Sampai di bawah, mau keluar ke lobby, saya iseng minta fotoin sama mas2 hotel itu. Yang geleng2 terus liat Mbak Amy.. Hahaha. Fashion over everything mas. Hihihi.

Selesai dr hotel, kami makan dulu di Kwetiaw Akang. Cekakakan terus cerita ini itu. Ga terasa uda malam, besok saya harus bangun pagi lagi utk mengajar nari, kami pun pulang. Mbak Deedee dan Mbak Amy plg bersama, saya pulang sendiri karena arahnya beda. Ah..

Satu fashion show lagi terlewati. Puji Tuhan dengan lancar. Sepatu saya bisa tampil di runway. Dipakai juga sama Kimi. Ah, I love Kimi. Huhu. Dipuji juga sama Mas Jazz Pasya (desainer). Saya bisa ketemu Mbak Amy, Mbak Deedee, Nabila Salma dan mamanya, Mas Ade, dan Yogie. Most of all, senang bs tersenyum dan berhubungan kembali dengan Bang Wira. Howl to the yayness!! *joget2

Senyum dulu ah..

Advertisements