Maternity Photoshoot – Achi

Yeppp.. Saya nangis aja loooh.. Hehehe.. Tangisan bahagia.. Penuh haru.. Huhuhu..

Kemarin saya memotret. Memotret kehamilannya Achi, sekaligus mengabadikan cinta Achi dan Mas Haryo-suaminya.. 🙂 Achi teman kuliah saya, dulu bahkan saya sempat tinggal di rumahnya untuk beberapa saat ketika masa orientasi awal kuliah. Masih ingat betapa kami berlomba menyelesaikan tugas dengan memakai mesik ketik manual. Bukan karena kami sudah setua itu dan kuliah seabad yang lalu sampai masih menggunakan mesin ketik manual, tapi memang disuruhnya mengetik dengan mesin ketik manual itu. Hahaha. Sehabis Maghrib, mesin ketik kami bawa ke meja makan, lalu mulailah terdengar suara indah itu. Tik tik tik drrrtttt tik tik tik drrrttt tik tik drrrttt. Papanya Achi sampe bilang saat itu suasana rumah terasa seperti kantor kecamatan. Hahaha. Ketika masa orientasi selesai, saya pun pindah ke asrama dan Achi tetap berangkat dr rumahnya di Cinere.

Nah ketika kemarin saya ingin memotret Achi dan kembali ke rumahnya, ah momen itu seperti terulang. Tdk banyak yang berubah dari rumah Achi, masih seperti dulu. Perabotnya, tata letaknya, suasananya, masih sama. Saya menahan setengah mati biar tdk terlalu emosional tentang ini. Hehehe. Nostalgia.

Pemotretan berjalan cukup cepat. Kami mulai jam sembilan, sempat rehat sebentar menunggu mas Haryo pulang, lalu mulai lagi. Lalu makan siang dan kami (yap, saya bawa Uta dan mamahnya jg.. Hehehe) pun pulang. Perasaan saya masih mixed up. Saya merasa belum mendapatkan foto yang saya inginkan. Kayak masih ada yang kurang gt. Belum sreg. Ini mungkin karena saya sendiri belum pernah hamil, jadi belum tahu gmn rasanya. Jadi ketika saya minta Achi untuk bergerak, sesungguhnya saya sangat takut. Takut saya menuntut terlalu banyak dari seorang ibu yang sedang hamil delapan bulan. Hehehe.

Saya sempat bilang ke Bli Ananta dan Mas Lele bahwa mungkin saya memang tdk cocok memotret kehamilan. Pregnancy photography mungkin bukan bagian saya. Bli Ananta blg ya memang bagian saya itu sebenarnya fashion. Fashion is U katanya. Ihiy. Dan Mas Lele blg tdk apa2, itu memang permasalahan fotografer baru. Hahahaha. Saya sudah niatkan pagi ini untuk mengedit foto2 kemarin supaya saya masih fresh. Sempat butek beberapa saat tapi AKHIRNYAAAA selesai jg. Dan ternyata, saya puas dengan hasilnya. Hahaha. *tepokjidatsendiri

Ketika saya mengunggahnya siang ini, entah bagaimana kok tb2 saya merinding. Dan terharu. Dan tb2 saya kayak ingin nangis. Ah… Achi.. Teman kuliah saya, teman berbagi saya, kini sudah akan menjadi seorang ibu. Ah, waktu berjalan cepat ya. Huhuhu. *terharu lagi kan tu..Huhu..

You might not read this post Chi, but lemme state it here. You are amazing. I see you now and I become a happier person just by seeing how happy you are. You are growing. Mature. And I wonder if I ever get as close as you in being a wife and a mother. Terimakasih ya Chi. Can’t wait to hold that baby in my arms and see how beautiful she is. And errr, take pics of her. Hahaha. Love you Chi..


XOXO – Ule

Senyum dulu ah.. 🙂

 

Advertisements