Mandi Saat Perjalanan..

Wah pada mandi?? Hebaaat. 
People of the world ngga mandi pas autumn. Dua hari sekali aja mandinya..

Saya ngakak pas dengar kalimat ini, iya memang saya ndeso sekali, ngga bisa kalau sehari ngga mandi. Hihihi.

Saya tiba di Maroko ketika musim sudah beralih dari musim panas ke musim gugur. Dari atas pesawat aja saya dan mamah bisa melihat betapa sebagian besar daratan Casablanca (kami mendarat di Casablanca) berwarna coklat. Tidak ada bunga2 indah bermekaran, tdk ada rumput hijau tergampar. Yaiyalaaah namanya juga musim gugur deh. Hihihi. Nah karena sudah musim gugur, udara pun sudah mulai sepoi2 mendingin. Banyak juga yang bertanya saat melihat foto saya memakai jaket, bertanya apa tdk panas karena latar di foto terlihat terik, well, mari saya jelaskan. Ketika kami di sana, bagi orang ekuator, cuacanya cukup ekstrem. Pagi dingin sekali, siang cukup terik (tapi tdk panas kering), sore sudah mulai dingin lagi, dan malam dingin sekali. Sampai sekarang saya masih mimisan karena cuaca yang berubah-ubah ini (dan karena saya orang kampung. Hahaha).

Nah pagi di musim gugur di Maroko itu brrrr dingiiiiin. Buka pintu sedikit saja langsung angin dingin berhembus menusuk kulit. Brrrr.. Airnya pun dingiiiiiin sekali. Kami harus menunggu ‘tendangan’ tekanan air ke mesin pemanas untuk bisa mandi. Itupun panasnya tdk seperti panas sauna sampai berasap gt. Ini panasnya ya sesederhana tidak dingin saja. Hahaha. Saat menunggu tendangan tekanan air itu, saya sering merasakan dinginnya air dengan tangan. Dingiiiiiin sekali sampai kadang brainfreeze, padahal cuma tangan yang menyentuh air. Ga terbayang kalau pas musim dingin seperti apa lagi ya dinginnya, jangan2 keluar air lalu brrrttt air membeku jadi es.. Hehehe. *keseringan nonton Batman*

Anyhoo, jadi, orang Maroko itu, kalau musim gugur mandinya bisa dua hari sekali karena airnya dingin dan sehari-hari pun tidak berkeringat. Nah karena saya orang kampung dari Indonesia, jadi ngga enak kalau ngga mandi. Hahaha. Jadi tetap lah saya mandi dua kali sehari. Mandinya si dengan air panas (yang lebih ke suam2 kuku daripada panas itu) tapi ketika habis mandi gigi sudah gemeretuk karena angin dingin yang masuk dari jendela di kamar mandi. Hahaha. Brrrrrr.

Kata Mamah Dhani, kalau musim dingin malah bisa2 mandinya seminggu sekali. Oh my!! Hahahaha.. Jadi berpikir, kalau saya tdk tahan sehari ngga mandi dua kali, gmn saya bisa menghabiskan musim dingin di Eropa ya??? Ah, sudahlah ke Eropanya di musim semi/gugur aja. *sok mau ke Eropa dalam waktu dekat, duitnya darimaneeee????” Hahahaha…

Senyum dulu ah.. 🙂

Advertisements