Keliling Singapura

Kalau ditanya orang apa saya mau ke Singapore lagi untuk sekedar jalan-jalan, saya (agak cepat) menjawab, tidak. Hehe. Tidak ada alasan politik atau ekonomi apa-apa, saya hanya tidak menemukan soul (loh kan soul di Korea, Lan.. Itu SEOUL!! Hadeuh!! Krik krik..) negara ini. Semua terlalu urban bagi saya, penjalanan kehidupannya pun begitu-begitu aja, tidak ada …

Fotogeniknya Melaka

Ingat bahwa seperempat hati saya tertinggal di Macau? Yang sampai sekarang belum saya ambil-ambil juga. 🙂 Dan sekarang, seperempat hati lainnya tertinggal di Melaka. Melaka, kota kecil yang saya tempuh dengan dua jam perjalanan bus membuat saya terperangah. This is a photogenic lil heaven. Kotanya benar-benar kecil kami berjalan kaki kemana-mana. Pusat wisata budaya tersentralisasi …

Warga Jakarta Itu Survivor!

Saat sampai di KLCC, saya sempat bingung dengan sistem transportasi di KL ini. Ada monorail, ada KTM Komuter, ada Rapid KL atau LRT, ada Express Train Service. Bengong sendiri pas awal. Lalu saya bilang ke Silka “Ini transportasinya membingungkan ya Sil..” Saya membandingkan dengan Hong Kong sih, hehehe. Dijawab Silka, iya, tapi Indonesia lebih membingungkan …

Pilih Jadi lokal atau Jadi Turis?

Saya pernah membaca di salah satu tulisan, kayaknya blogpost tapi saya lupa juga alamatnya. Tulisannya lebih kurang “Nikmatilah suatu tempat seperti orang lokal..” Saya cuma menganga aja bacanya. Kok saya ngga setuju ya. Beberapa kali saya jalan-jalan dan kalau diminta memilih mau menjalani jalan-jalannya sebagai orang lokal atau turis, saya pasti memilih untuk jadi turis. …

Objek Wisata di Peta Kuala Lumpur

Melihat peta wisata yang diberikan percuma (gratis maksudnya, percuma is gratis in Melayu Malaysia) di bandara, saya langsung senyum-senyum sendiri. Di petanya, banyak sekali hal-hal yang ‘sepertinya’ bisa kita lihat, KL tetiba (kalau ini bahasa twitter, bukan Melayu Malaysia) jadi area kecil yang penuh wisata budaya (dan lingkungan). Tapi lalu saya cengengesan ke Silka dan …

Bahasa Malaysia dan Bahasa Ind

“I wonder, do you understand Malaysian language because I feel that it’s pretty similar with your Bahasa.” Itu pertanyaan dari teman satu hostel yang saya lupa namanya. Jawaban saya adalah “No. Not that easy. I need time to digest what they’re sayin for sure. Hihihi.” Bener deh, kalau membaca tulisan dalam Bahasa Melayu Malaysia, mungkin …

Tertula di Kuala Lumpur

Pertama saya membeli tiket Jkt-KL, satu yang ada di pikiran saya. Andre. Hahaha. Andre teman mengajar dulu di Regina Pacis, we were pretty close dan pernah membahas soal KL ini. Saya (yang dulu) tidak begitu respect dengan Malaysia (karena kasus so-called pencurian kesenian Indonesia dan bla bla bla itu) mengatakan bahwa saya tidak mau lagi …

Makanan dan Minuman Khas Belitung

Saya tidak sempat browsing banyak tentang Belitong. Hanya sempat membaca satu blog saja tapi ngga ada yang nempel. Hihihi. Yang saya tahu pasti, saya mau cobain Kopi Manggar. ;)Rupa-rupanya abang sudah mendaftar makanan dan minuman apa saja yang perlu dicoba. Dimulai dengan Mie Belitong/Mie Celor. Abang dapet referensi, yang paling enak itu Bakmie Atep. Berbekal …