TerJRENG di lift..

Pernah nonton film-film barat yang menunjukkan orang yang terperangkap di dalam elevator (lift) yang berhenti kan? Nah, saya baru saja mengalaminya!! Hahaha.

Jadi tadi abis dari workshop kan saya langsung menuju kampus. Masuk gedung kampus, lah kok agak gelap ya. Tapi karena saya orangnya positive thinking ga paham, saya kira ya mungkin lagi ada pengurangan konsumsi listrik aja. Hihihi. *toyor diri sendiri* Kemudian terdengar lah pengumuman melalui pengeras suara bahwa pasokan listrik sedang berkurang due to gardu mana gitu yang bermasalah; maka kemudian elevator yang berjalan hanya dua (dari enam). Saya agak ragu sebenarnya, tapi saya harus makan karena sudah kliyengan dan kepanasan. Maka saya ikut mengantri lift yang cuma dua itu dan masuk lah. Saya pencet lantai 3A. Lift bergerak.

Bergerak.
Bergerak.
Bergerak.
Ah, gapapa kok in…. PETTT!!!
*krik krik krik*
Semua di dalam hening.
Liftnya matiiiiii….. Hahahaha.. (yerait di sini bisa ketawa, tadi aja loe diem kalem, Lan!! *tung!!)

Keadaan gelap gulita. Di dalam lebih kurang kami bersepuluh atau bersebelas gitu.

Posisi saya di belakang, pojok kanan. Di depan, kanan, kiri saya adalah bapak-bapak yang tentu tingginya melebihi saya. Saya cuma diam. Maju sedikit karena mau kasi sinar lampu (dari Blackberry) ke ibu-ibu yang berdiri dekat panel supaya ia bisa memencet alarm. Alarm dipencet berkali-kali, tak ada tanggapan dari luar. Krik krik krik.

Sekitar setengah menit kemudian terdengar ada suara orang di luar. Saya minta bapak di dekat pintu untuk mengetuk pintu supaya yang di luar tau persis di mana keberadaan kami. Tok tok toook, samelekooom, spadaaaa.. Ga denk, cuma tok tok tok ajah. Hihihi. Lalu terdengarlah jawaban, “Sebentar ya Pak, Bu. Sabar ya.” Dan dengan polosnya kami semua menjawab dari dalam, “Iyaaaaa…” -___-” Apa banget deh.. :))))

Satu menit berlalu..
Dua menit berlalu..
Tiga tahun berlalu.. *lebay*

Dan saya sedikit claustrophobic. Hehehe. Cuma tadi saya sangat tenang dan santai. Yang ga bikin santai malah tu bapak-bapak yang sibuk “aduh gimana ini?” dan “aduh bisa lama ni, sampai malam ni..”, sampe kemudian ibu-ibu di depan bilang “Sssst, pak disimpan energi dan sisa oksigennya Pak, tidak usah bicara banyak.” HAAA!! Nyaho siaaaah!! :)))

Sekitar 8 menit akhirnya pintu dibuka paksa. YEEHAW!! Itu baru di lantai satu. Kami keluar dengan rasa lega yang luar biasa. Tak lupa bilang terimakasih ke dua bapak yang membukakan pintuuu.. *mo kasi kecup tapi lagi keringetan, jadi gimana donk?!* :)))

Bottom line, terJRENG di lift itu sesungguhnya tidak sekece yang di film-film barat itu. Di film barat mereka baru keringetan setelah lima belas menit terperangkap, kenyataannya, jah elah 2menit aja uda panas dan keringetan banget sik. Hehe. Tapi tak apa, menambah pengalaman hidup lah. Bisa dimasukkin ke CV ‘pernah terperangkap di elevator dan keluar dengan selamat’. :p

Senyum dulu ah.. šŸ™‚

PS: Oh, tambahan ya, and it was actually not as scary as you saw on film. It was: okay. šŸ™‚

Advertisements