Terimakasih Teman!

Ini seri terakhir dari #NescafeJourney saya ke Aceh. Setelah ini, ganti cerita. Hehehe.

Saya selalu ingin membuat satu post tersendiri tentang teman-teman perjalanan saya. Bentuk ucapan terima kasih saya karena mereka telah ingin berbagi cerita dan pengalaman bersama saya. Kali ini pun, saya ingin mengucapkan terima kasih pada beberapa orang yang sudah begitu baik menjaga dan berbagi napas perjalanan ini dengan saya.
1. Mas Darto, the aspirer slash the bullied man. Terima kasih ya sudah jadi team leader yang hip hip hura. Yang berani cepat mengambil keputusan demi kemaslahatan kesehatan masing-masing anggota. Yang menyerahkan diri (atau pasrah??) mengikuti keinginan kami (iya, saya dan Iffa.. *kalem) ngedance di pinggir pantai, joget-joget, loncat-loncat, dan bahkan menerima saya (yang tidak terlalu berat ini *uhuk*) saat saya loncat minta digendong. :p
Mas Imam Darto nan tersohor..

Mas Imam Darto nan tersohor..

2. Adik kecil nan lucu, Iffa. Terima kasih ya sudah jadi blueberry jam in the doughnut (nggak usah tanya maksudnya, saya juga nggak tahu, cuma terdengarnya lucu saja..hihihi). Teman seperjalanan yang menyenangkan karena baterenya nggak habis-habis (kecuali saat lapar atau ingin poop..hahaha). I will surely miss your begging voice right before our every sleep, “Bulan, lihat sini.. Aku takut..” and your snuggle-snuggle. And your hits check-on-my-whereabout question, “Bulan mau kemana?” even when I was just walking a meter away to reach my backpack. Hahaha. Thanks for our laugh, our shared memories (and our future show together – Moon Allyfa Show!!). Ini aku publish foto kamu yang ada di iPod aku ya, kapan deh kamu foto-foto sendiri pakai iPodku? Hihihi.
Iffa yang tak habis-habis baterenya.. <3

Iffa yang tak habis-habis baterenya.. ❤

3. Mas Once. Thanks for being a great fixer though we still have a hard time explaining the term ‘fixer’ itself. Hahaha. Thank you for the coffee, the hammock, and your willingness to find the medicine when I’m jackpoting on our way from Takengon. Hehehe. Will always remember the way you say, “Bagaimana???” :)))
Mas Once.. Sang fixer segala bisa..

Mas Once.. Sang fixer segala bisa..

And last but not least..
4. Mas Tyo, the camera person. Thanks for not only being technical but also being a part of the adventure. Terima kasih sudah bantu menyapu musholla di Rikit Gaib ketika kita harus bermalam di sana. Terima kasih juga sudah menemani saya dan Iffa pipis malam-malam di toilet yang naudjubillah menakutkannya itu dan terus berbicara dari luar toilet biar kami tenang ada yang menunggui. Terima kasih sudah mau duduk di ‘hot seat’ yang sudah pasti memabukkan ketika saya dan Iffa sama-sama menolak duduk di sana. Hihihi. Personally, terima kasih sudah lari membawakan air mineral dan memijat tengkuk saya saat saya muntah-muntah mabuk darat untuk yang kesekian kalinya. Hehehe. Oh ya, yang terutama, terima kasih sudah jadi pendukung utama dan satu-satunya (yampun, cuma satu pendukungnya.. hiks) Moon Allyfa Show!!
Mas Tyo - Pendukung utama MoonAllyfa..

Mas Tyo – Pendukung utama MoonAllyfa..

Puji Tuhan saya punya teman seperjalanan yang sungguh luar biasa membahagiakan. Perjalanan ke Aceh, bentakan di Masjid Baiturrahman, terperosok di Batu Gantung, tidur di mushola dengan ‘sesuatu’ nangkring di pohon di luar jendela, percobaan penyelaman, snorkeling, foto loncat, melihat matahari terbenam yang cantik, sampai chicken dance pasti akan terus ada di kaset memori perjalanan saya. Suatu saat akan terputar otomatis. Menimbulkan senyum geli ketika mengingatnya kembali. Ada kalian di dalamnya. Terima kasih. 🙂
A great partnership may bring an adventure even if it’s just a trip.
Thanks for the magnificent 7days6nights dear Nescafe. Proud to be part of Sobat Journey.
Senyum dulu ah.. 🙂
Artis (saya dan Iffa) beserta manajer dan kru pendukung..

Artis (saya dan Iffa) beserta manajer dan kru pendukung..

Advertisements