Ke Sukabumi naik kereta..

Dari dulu, nama Sukabumi itu selalu terngiang di telinga saya. Bergema menggelitik gitu. Tapi kalau diajak ke sana dengan mobil/bus, saya angkat tangan. Sejak terakhir pulang ke Yogyakarta dengan mobil dan menghabiskan waktu 46 jam perjalanan bolak-balik, saya yakin saya bukan penikmat road trip dengan mobil. Hehehe.

Saat kemarin diajak ke Sukabumi dan diberitahu akan naik kereta, sudah pasti saya langsung katakan tidak pada narkoba iya. Apalagi saya lagi bangga-bangganya sama PT KAI dengan kemajuan pesatnya yang membuat saya jadi ingin terus-terusan naik kereta (sayang nggak ada kereta api rute Kebon Jeruk – Tomang untuk ke kantor setiap hari :D). Maka sebentar klik di Tiket.com dan tiket PP seharga Rp100.000 pun langsung dipegang erat. Saya siap menuju SUKABUMI!! Yeah!!

Tiket saya.. πŸ˜€

Rute di tiketnya adalah Bogor – Sukabumi. Jadi dari Kebon Jeruk, saya harus naik kereta Commuter dulu sampai Bogor. Dan biarkan saya bercerita sedikit tentang betapa fancy-nya saya dan Kamikih pagi itu. :p

Kamikih jemput saya ke apartemen dan saat saya menemuinya di lobby, saya ternganga. DUILE, dijemput pake Silverbird!!. Saya sempat ketar-ketir tuh kalau-kalau pengemudinya kurang kece, turunan basement apartemen saya itu super mepet, nah kalau nyerempet bagaimana? Sayang temboknya.. πŸ˜₯ Tapi Puji Tuhan semua selamat sentosa dan tembok tetap berdiri kokoh. πŸ˜€

Sudah naik Silverbird, makan paginya pisang barangan yang kecil nan imut. Saya satu, Kamikih satu. Huahaha. Sudah begitu, arahnya ke Stasiun Juanda lagi, bukan stasiun besar macam Gambir. Hihihi. Ya begitulah, fancy sekali kami ya. :)))

Kembali ke cerita awal, dari Stasiun Juanda jam 6, kami sampai di Stasiun Bogor jam 7.15 sementara kereta ke Sukabumi berangkat jam 7.55. Saya dan Kamikih pun mencoba menghubungi Kakatete, Mbak Nyanyu, dan Kalejid yang sudah duluan sampai. Waktu semakin mepet dan kami belum bertemu sementara saya dan Kamikih tidak mau ke luar dari stasiun karena takut lama lagi masuknya sampai tiba-tiba kami disadarkan bahwa kereta ke Sukabumi itu berangkat dari Stasiun Paledang, bukan Stasiun Bogor!! JENG JENG!! Jadi di mana kah Stasiun Paledang itu?

Stasiun Paledang..

Stasiun Paledang ada di lurusan rel kereta Stasiun Bogor. Jadi kalau ke luar dari pintu besar di ujung rel, posisi Stasiun Paledang itu di seberang. Kita tinggal ke luar, menyeberang jalan, dan jalan mengikuti rel.

Untungnya dekat dan bisa jalan kaki. Tidak terbayang kalau kami terus menunggu di Stasiun Bogor dan tidak mengetahui bahwa berangkatnya dari Stasiun Paledang, lewat lah itu kereta. 😦

Perjalanan ke Stasiun Cisaat, Sukabumi, ditempuh dalam waktu kurang dari dua jam. Dan perjalanan kurang dari dua jam itu diselingi pemandangan indah di kiri dan kanan. Dan beberapa kali, anak kecil di sisi rel melambaikan tangannya. πŸ˜€

Saya sempat menghabiskan waktu sendirian di gerbong restorasi. Menyisip kuah mie instan sambil melihat hijaunya pemandangan dan mengobrol dengan masinis yang ramah luar biasa, menceritakan bahwa di manifest, total 400 kursi seharusnya terisi penuh, namun kenyataannya tidak demikian. Lalu bercerita tentang Sukabumi, tentang jalur kereta yang baru dioperasikan kembali ini, dan hal lainnya.

Pemandangan dalam perjalanan

Hijau!!

Bisa saya katakan, waktu kurang dari dua jam itu terasa manis sekali. Semuanya menyenangkan. Pilihan bagi warga Jakarta dan sekitarnya yang ingin merasakan dinginnya udara Sukabumi tanpa harus melewati kemacetan yang membosankan; perjalanan dengan kereta!! πŸ˜€

Jadi, siapa yang mau ajak saya ke wisata ke Sukabumi dengan naik kereta?
SAYA MAUUUUU!!! πŸ˜€

Senyum dulu ah.. πŸ™‚

Tambahan: Ada yangΒ minta foto interior keretanya, jadi saya tambahkan di sini ya.. Silakan.. πŸ˜€

Interior kereta..

Ala-ala candid.. :p
Advertisements