[Review] d’Primahotel Medan

Tulisan ini dibuat tanpa paksaan atau sogokan Momogi Coklat. Semua aspek yang ditulis dalam tulisan ini adalah berdasarkan pengalaman pribadi dan karenanya, sangat subjektif.
————————————————————————————————————
Berangkat ke Sumatra Utara ini ada pesan spesial dari Cici, dia nggak mau menginap di dorm. Maka, sekitar sebulan sebelum keberangkatan, saya cek ombak lihat beberapa hotel yang kondisinya cukup bersih untuk cici dan harganya cukup terjangkau untuk saya. Hihihi. Dari yang niatnya hanya cek ombak justru berakhir dengan saya langsung memesan kamar di hotel ini setelah berdiskusi dengan cici.
Hotel ini rupanya terhitung cukup baru, posisinya ada di dalam Stasiun Medan. Untuk menuju lobby, kami harus masuk dulu ke stasiun lalu naik ke lantai 3 dari elevator di dalam. Elevator ya, elevator. Jangan salah kayak mbak-mbak di cerita ini. 😛 Oke, sekarang mari langsung lanjut ke review masing-masing poinnya ya.
Lokasi
Strategis banget! Karena ada di dalam Stasiun Medan, dari dan ke Bandara Kualanamu jadi sangat mudah. Tinggal turun ke lantai bawah dan jalan kaki sebentar langsung berada di peron. 😀 Posisi stasiun ini sendiri ada di belakang Merdeka Walk jadi kalau malam mau makan di Merdeka Walk bisa jalan kaki. Ke Kesawan pun bisa jalan kaki. Cari betor pun banyak di bagian bawah. Minimarket ada di bawah, ATM juga. Strategis lah. 🙂
 
Kebersihan/Fasilitas
Setelah empat jam naik mobil travel dari Parapat, membuka pintu kamar dan melihat bagian dalam kamar di hotel ini membuat saya semangat lagi. Kamarnya, walaupun kecil, tapi sangat bersih. AC dingin, lantai bersih, kamar mandi juga oke. Membahagiakan! Langsung ingin usrek-usrek di atas tempat tidur. :’) Selain tempat tidur besar yang empuk dengan sprei dan quilt nyaman, di kamar juga bisa ditemukan pemanas air lengkap dengan beberapa kemasan teh, kopi, gula, dan …. mie instan! Hahaha. TV menyala dengan baik, akses WiFi juga lancar jaya. Bahagia. Hihihi.
Saat makan pagi, saya kaget karena ternyata kami makan pagi di …. Starbucks! Hahaha. Iya, courtesy hotelnya memang makan pagi di Sbucks itu. Walaupun cuma croissant dan kopi (dan croissantnya habis saat saya mau redeem voucher breakfast, dan mas-masnya langsung lari membelikan saya bun Rotiboy), tapi agak shock aja. Hehehe.
Fasilitasnya memang ala hotel bisnis tapi bagi saya sih sudah cukup banget! 😀
 
Keamanan
Aman. Satpamnya ada satpam hotel maupun satpam stasiun. Staff pun ada 24 jam. Aman dan nyaman.
Staff
Melayani dengan baik! Saat saya dan cici sore-sore mau makan Bolu Meranti (yang awalnya kami rencanakan akan dibawa sebagai oleh-oleh tetapi kami sendiri tak tahan..hihihi) dan kami nggak punya pisau atau apapun untuk memotong dan telp untuk pinjam pisau, staffnya datang untuk memberitahukan tidak ada pisau yang bisa dipinjamkan untuk tamu. Lalu saat saya jelasin mau pinjam untuk potong bolu, dia lari ke pantry untuk mengambil ….. sendok dan meminjamkan ke kami. Jadi saya potong bolunya dengan bagian gagang sendok. Hehehe. Begitu juga saat kami mau minta lakban untuk mengepak bolu (masih seputar bolu), staff langsung datang untuk meminjamkan lakban. Akomodatif! Kami sempat ngobrol juga dengan beberapa karyawan di malam sebelum kami pulang dan mereka semua senyum dan baik. Saya sih traveler mure, dikasih senyum saja sudah bahagia. Hihihi.
Minusnya
Di kamar mandi nggak ada rak untuk menaruh perlengkapan mandi. Jadi perlengkapan mandi saya taruh di lantai. Hal kecil sih tapi buat saya agak kurang nyaman. Lalu pas hari kedua, pagi-pagi, saya dan cici agak terganggu dengan suara ramai dari jalan. Kamar kami dapat yang menghadap jalan. Kalau jalan dalam keadaan biasa sih nggak berisik, tapi waktu itu lagi ada acara Jalan Bersama gitu. Jadi rame. Hihihi.
Akhirnya..
Loe rekomendasiin nggak Lan?
Untuk harga yang kemarin saya dapat (IDR350.000/malam), hotel ini recommended. Hotel bisnis tapi sangat nyaman. Kalau harga per malamnya lebih dari itu, menurut saya agak menohok. Hehehe. 🙂
Senyum dulu ah.. 🙂
————————————————————————————————————
d’Primahotel Medan
Jl Stasiun No 1, Medan
Sumatra Utara
Advertisements