Jangan Pergi ke Nami Island!!

“Ke Nami Island nggak, Lan?”

“Wah, asyik dong lama jalan-jalannya. Ke Nami juga kan, Bul.”

“Kamu ke Nami kan?”

Pertanyaan dan saran untuk berkunjung ke Nami Island deras saya terima mendekati hari H keberangkatan ke Korea Selatan. Saya jadi penasaran, sebagus apa sih pulau kecil di Chuncheon, Provinsi Gangwon, Korea Selatan ini?

Ada dua hal yang sesungguhnya nggak klik antara saya dan Pulau Nami. Pulau ini sangat bagus dikunjungi saat musim gugur (atau musim dingin). Sementara saat saya datang, musim gugur belum maksimal menyapa, musim dingin apalagi, masih jauh sekali! Hihi.

Nami Island terkenal karena drama Korea, Winter Sonata, nah, saya boro-boro nonton drama ini lha wong tahu saja tidak. Wkwk. Jadi nggak nyambung kan memang kami.

Jadi ngapain saya jalan-jalan ke Nami Island?

Ya biasa, selain penasaran, FOMO juga saya tu kadang-kadang, Rencang-rencang. Wkwk.

Nami Island Korea Selatan

 

CARA KE NAMI ISLAND

Ada banyak jalan menuju Roma, katanya, tapi ini kan Nami Island bukan Roma, jadi ya nggak banyak jalan menuju ke sana, cuma ada empat jalan saja. Hihihi. Maaf nggak lucu.

  1. Dengan kereta

    Naik metro ke Cheongnyangni Station/Hoegi Station (Line 1) atau Sangbong Station (Line 7) lalu lanjut menggunakan ITX Gyuongchun Line ke arah Chuncheon berhenti di Gapyeong Station (P134). Dari Gapyeong, bisa jalan kaki 20 menit (konon kata website) atau naik taksi 5 menit.

    Selain itu, ada pilihan Gapyeong City Tour Bus juga yang dikhususkan ke Nami, yaitu Petit France, dan Garden of The Morning Calm.

  2. Naik shuttle bus

    Malas ribet? Sudah, naik shuttle bus saja. Hehehe.

    Direct shuttle bus berangkat dari tiga titik: Insadong, Namdaemun, dan Myeongdong. Nanti bus ini akan berhenti di Nami Island Immigration Office. HAH? IMMIGRATION OFFICE?! Iya. Tapi ini namanya saja kok. Sebenarnya kayak loket pintu masuk gitu di dermaganya. Hehehe. Nanti dari Immigration Office ini, perjalanan dilanjutkan lagi dengan ferry.

    Lokasi, jadwal, dan harga shuttle bus bisa dicek di sini.

  3. Nyetir mobil

    Tinggal set ‘Nami Island Ticket Office/Nami Island Dock’ di Naver Map dan akan sampai lah di dermaga A.K.A Nami Island Immigration Office A.K.A konter untuk beli tiket masuk. Mobil bisa diparkir di dermaga dan perjalanan dilanjutkan dengan ferry ke Nami Island.

  4. Ikut tur harian

    Banyak pilihan paket tur harian ke Pulau Nami (biasanya digabung dengan Petit France, Garden of The Morning Calm, dan atau Gapyeong Rail Bike). Daftar tur hariannya bisa via penginapan atau di Klook pun ada.

Flying Fox
Flying Fox di Nami Island

 

JALAN-JALAN DI NAMI ISLAND

Menginjakkan kaki di Pulau Nami dan melihat sekeliling, sungguh saya langsung ingin split mengangkang. Secara saya nggak tahu drama Winter Sonata dan datang di musim peralihan ya jadinya saya merasa pulau ini overrated sekali. Hihihi. Aduh maaf.

Mungkin untuk penggemar drama Korea, tempat ini keren karena punya beberapa momen dari serial yang ditonton ya. Saya tahu kok rasanya mengunjungi sebuah tempat yang pernah kita lihat di drama Korea, saya merasakannya di Daegu. Hehehe.

Pemandangan yang umum saya temui: pohon-pohon tinggi menjulang di kanan kiri jalan dan orang-orang berseliweran berfoto bersama pohon. Hihihi. Selain itu, obyek wisatanya ada kolam ikan, kolam renang, dan beberapa taman tematik. Ada rute jalan yang bisa ditempuh dengan berjalan kaki ataupun naik sepeda untuk berkeliling pulau ini.

Yang mau sepedaan, di sana ada tempat penyewaan sepedanya juga. Sepeda yang disewakan ada yang satuan atau tandem berdua. Kenapa ada yang tandem? Karena ternyata Pulau Nami ini memang adalah tempat yang tepat untuk menghabiskan waktu bersama … pasangan. GLEK! Hihihi.

Berpelukan di Nami Island
Terciduk 1: Dunia serasa milik berdua..

Aura penuh cinta tersebar berserakan di mana-mana. Banyak sekali pasangan memakai baju seragaman, menikmati satu es krim berdua, berpelukan di pinggir danau, bersepeda sambil bercanda, atau sekedar duduk di bale-bale di pinggir laut.

Belum pernah saya datang ke suatu tempat dan merasakan melimpahnya aura cinta selain di pulau ini.

Lokasi pacaran
Terciduk 2: Hatiku hampa…

Saya hanya punya waktu sedikit saat datang ke Nami Island karena salah atur strategi kedatangan dan kepulangan. Dengan waktu yang sedikit itu, saya akhirnya memutuskan membeli tiket Electric Tour Car untuk berkeliling pulau Nami saja.

Electric Tour Car ini sudah ada pemandunya, lumayan lah jadi mengerti lebih dalam tentang Pulau Nami ini, pikir saya. Tur pun dimulai dan ……. JIAHAHA, pemandunya menjelaskan segala sesuatu dalam Bahasa Korea! Okesip! Wkwk.

Tapi ya sudah gapapa, ngangguk-ngangguk saja biar dikata paham yekan.

Setelah berkeliling naik Electric Tour Car, saya jalan-jalan keliling Pulau Nami sendiri. Berjalan-jalan sebentar, saya masih tidak menemukan apa spesialnya pulau ini. Semua terasa biasa saja. Tidak ada suasana yang menyenangkan dan membuat betah hingga akhirnya saya menyadari sesuatu.

Bukan Nami Island-nya yang tidak spesial!

Berduaan di Nami Island
Terciduk 3: Ow ow.. Siapa dia ~

Di perjalanan ferry kembali ke dermaga, saya melihat Pulau Nami ini dari kejauhan dan akhirnya menyadari apa yang membuat pulau ini dinilai ‘wajib kunjung’ oleh banyak orang.

Selain karena drama Korea, Winter Sonata, Nami Island memang dibentuk sebagai pulau pelesiran bagi para pecinta. Nami Island memberikan aura romantisme yang tidak ada habisnya. Saya bisa banget membayangkan jalan-jalan ke Pulau Nami bersama pasangan, menghabiskan waktu sepedaan dan duduk menatap laut sambil berbicara tentang masa depan (kalau punya).

Sepedaan di Nami Island
Terciduk 4: Wis lah aku tak bali wae..

Aura cinta di pulau ini kuat sampai kadang menyesakkan. Kalau kita ke sana sendirian (atau bukan dengan pasangan), bersiaplah merasakan kekosongan hati yang mendalam dan kemudian terdiam. Sekali-kalinya saya merasa hampa itu ya pas di sini. Saya nggak pernah iri melihat pasangan di sekeliling saya sebelum-sebelumnya. Mau mereka ciuman, pelukan, sayang-sayangan, bunuh-bunuhan pun saya bohwat tapi di Pulau Nami ini, saya nelangsa.

Seperti ada yang menganga di dalam hati.

Seperti ada yang kosong di dalam jiwa.

Siapakah yang akan mengisinya?

Halo halo.. 14045..

Pita Harapan di Nami Island

Dengan perasaan itulah saya berniat menuliskan pengalaman saya jalan ke Nami Island ini untuk memberikan pemahaman dan peringatan bagi siapapun yang mau pergi ke Nami Island.

Read this carefully, Rencang-rencang..

JANGAN KE NAMI ISLAND!!

JANGAN!!

JANGAN KE NAMI ISLAND KALAU TIDAK DENGAN PASANGAN!

There. I’ve written it..

Jangan bilang saya tidak peringatkan kalau masih pada nekat jalan ke Pulau Nami tanpa pasangan ya. Huks..

Senyum dulu ah.. 🙂

Sebelum ke Korea Selatan, baca dulu: Mengurus Visa Korea Selatan Sendiri

Pepohonan di Nami Island

Related Posts

3 Responses

Leave a Reply